Ruang Kisahku

1.5M ratings
277k ratings

See, that’s what the app is perfect for.

Sounds perfect Wahhhh, I don’t wanna
fatimah-az-zahra
penuliskebaikan

🔊 *Tiga Perkara yang Menentukan*


Nabi saw. bersabda, “Ada tiga perkara penghapus dosa, tiga perkara peninggi derajat, tiga perkara penyelamat, dan tiga perkara penyebab celaka.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)


Tiga Perkara Penghapus Dosa

1.Menyempurnakan wudhu (walau) keadaan sangat dingin

2.Menunggu shalat (sambil berzikir)

3.Melangkahkan kaki menuju shalat berjamaah (di masjid)


Tiga Perkara Peninggi Derajat

1.Memberi makan (orang yang membutuhkan atau tengah kelaparan)

2.Menebarkan salam (kedamaian, sehingga orang-orang di sekitar merasa nyaman dengan kehadiran kita)

3.Shalat pada waktu malam (khususnya pada sepertiga malam terakhir) ketika orang-orang terlelap dalam tidurnya


Tiga Perkara Penyelamat

1.Berlaku adil dalam keadaan ridha maupun marah (atau benci)

2.Berlaku sederhana dalam keadaan miskin maupun kaya

3.Takut kepada Allah dalam keadaan sendiri maupun di tengah keramaian.


Tiga Perkara Penyebab Celaka

1.Ketamakan yang diperturutkan

2.Hawa nafsu yang diikuti

3.Berbangga mengagumi diri sendiri.


Semoga bermanfaat


#SemangatPagi

#JanganLupaSholatDhuha

#JanganLupaSedekahPagi

#JadikanSedekahMenjadiGayaHidup

onlinecounsellingcollege

7 Quick Tips for Changing a Negative Mood

onlinecounsellingcollege

1. Change your environment, or leave the room.

2. Switch your thinking, or redirect your thoughts

3. Go outside and get some exercise

4. Listen to the music which usually lifts your mood

5. Look at the old photographs which always make you laugh

6. Text or call a friend who’s really going through tough times

7. Be nice to a stranger – play it forward – and be kind.

jalan-yang-lurus

Sepanjang Hidup Mencari, Sepanjang Hidup Menemukan

achmadlutfi

Kita tak ubahnya seorang pengelana. Yang berjalan jauh. Dari asal muasal yang tak terjejak dalam ingatan. Berjalan dalam pencarian.

Kita melampaui hari-hari. Kita melewati musim. Kita melangkah. Kita berdetak. Hingga di bawah telapak kaki kita ada berbagai negeri. Hingga di sudut mata kita ada beragam wajah dan peristiwa.

Kita lahir tanpa apa. Hingga satu demi satu tergenggam. Kita bertanya, lalu mengerti. Kita tertawa, kita menangis, kita mengingat, kita melupakan, kita jatuh cinta, kita patah hati, lalu menjadi kita.

Kita terbentuk oleh pengalaman, oleh kenangan, oleh tujuan. Sepanjang hidup kita mencari, sepanjang hidup kita menemukan. Tentang siapa kita, tentang keistimewaan kita, tentang kebahagiaan kita, tentang apa yang bisa kita berikan, tentang banyak sekali hal.

Langkah kita bukan langkah memutar. Langkah kita adalah langkah menuju. Dari hari kemarin menjadi hari ini. Dari hari ini kepada esok. Dari tiada menjadi ada. Dari satu jawaban, kepada pertanyaan yang baru. Begitu seterusnya.

Dan pencarian itu adalah kumpulan detik, yang menjadikan rembulan kembali purnama.

achmadlutfi | 09 Januari 2022

jalan-yang-lurus

Dan aku sadar, kenapa orang-orang soleh terdahulu begitu sabar dalam penantian yang memerlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun.

Mereka adalah orang-orang penuh hikmah. Bervisimisi bening. Bahwa sebab akibat adalah sunnatullaaah. tahap demi tahap harus dilewati. Dan sudah semestinya dia yang panen adalah dia yang sudah menanamnya.